Pada hakikatnya setiap pribadi
manusia adalah pemimpin yang mempunyai tujuan untuk dicapai. Setidaknya setiap
pribadi adalah pemimpin bagi dirinya sendiri. Jika ia telah mampu untuk
memimpin dirinya sendiri maka barulah ia akan mampu utnuk
memimpin orang lain serta membimbing mereka mencapai tujuan.
Makna dari
konsep di atas adalah bahwa kita perlu
mengadopsi gaya kepemimpinan transformasional, agar semua potensi yang ada
dapat berfungsi secara optimal.
gaya kepemimpinan transformational yang
dimiliki seorang
pemimpin dapat
mempengaruhi perilaku
bawahan agar mau bekerjasama dan bekerja secara produktif untuk mencapai
tujuan organisasi. Gaya kepemimpinan transformasional seorang pimpinan
juga mampu membangun perubahan dalam tubuh
organisasi sesuai
dengan nilai-nilai yang ditetapkan dengan
memberdayakan seluruh komunitas melalui
komunikasi yang terarah, agar para pengikut dapat bekerja
lebih energik dan terfokus, sehingga pengajaran
dan pembelajaran menjadi
bersifat transformatif bagi setiap orang, kepemimpinan transformasional menggiring yang kita pimpin ke arah tumbuhnya sensitifitas
pembinaan dan pengembangan organisasi.
pengembangan visi secara bersama.
Seorang pemimpin transformasional memiliki visi
yang jelas, dan gambaran holistik tentang bagaimana organisasi di masa depan
ketika semua tujuan dan sasaran telah tercapai
Memberikan kesempatan kepada bawahan untuk
berpartisipasi dalam
proses perubahan, mendorong bawahan membentuk kelompok sosial dan
membangun tradisi
saling mendukung selama proses perubahan dan membuka peluang feedback positif bagi semua
pihak yang terlibat dalam perubahan. Pengembangan hubungan interpersonal, merefleksikan keberhasilan pemimpin dalam
menciptakan hubungan dan mempertahankan
pengikut-pengikut yang bermotivasi dan kompeten
FAKTOR–FAKTOR YANG MENGHAMBAT
Ø Kurangnya kepercayaan
Ø Kurangnya komunikasi di dalam organisasi
FAKTOR-FAKTOR YANG
MENDUKUNG
Keinginan yang kuat untuk
menjadi seorang pemimpin, dan keyakinan bahwa kita
bisa dan mampu untuk memimpin organisasi atau masyarakat, dan membawanya ke
arah yang lebih baik.
CARA MEMECAHKAN MASALAHNYA
Belajar menjadi seorang pemimpin yang mempunyai
etika, etika adalah sistem nilai pribadi yang
digunakan memutuskan apa yang benar, atau apa yang paling tepat, karena memiliki etika dalam berorganisasi dan berinteraksi
dengan orang yang dipimpinnya dapat menjalin keharmonisan, pemimpin harus
menerima pemercayaan dalam penanggungjawaban kepemimpinan dan bertekad kuat
mengamalkan tanggung jawab dalam mengelola sikap serta perilaku berkualitas,
itulah yang harus dilakukan seorang pemimpin untuk mendapatkan kepercayaan
penuh didalam sebuah organisasi.